PENINGKATAN KADAR BIOETANOL DARI KULIT NANAS DENGAN ADSORBEN DARI LIMBAH KATALIS BEKAS CRACKING PERTAMINA RU III PLAJU YANG TERAKTIVASI SECARA FISIKA

Kiagus Ahmad Roni, Tri Susanto, Indra Pratama, Netty Herawati

Sari


Bioetanol merupakan suatu etanol yang dihasilkan dari fermentasi glukosa yang telah melewati hasil destilasi. Salah satu bahan baku yang dapat digunakan untuk membuat bioetanol adalah kulit nanas. Kadar gula yang terkandung dalam kulit nanas adalah 11,40%. Dari proses fermententasi menggunakan ragi roti dihasilkan kandungan bioetanol sebesar 4,2%.  Untuk meningkatkan bioetanol yang dihasilkan maka digunakan metode lain selain distilasi yaitu proses adsorpsi. Adsorben yang digunakan pada penelitian kali ini adalah limbah bekas cracking pertamina RU III. Penggunaan adsorben jenis ini adalah sebagai pengganti adsorben zeolit alam yang terbilang mahal dengan limbah bekas cracking pertamina RU III yang mudah didapat dan jauh lebih ekonomis. Tujuan penelitian kali ini adalah untuk mengetahui seberapa baik peningkatan bioetanol dengan menggunakan adsorben jenis ini. Hasil dari penelitian ini adanya peninggkatan kadar sebesar 58,386%  dengan teraktivasi secara fisika.


Kata Kunci


Bioetanol, Adsorbsi, Limbah Katalis Hasil Cracking Pertamina RU III

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andayana, Y. 2014. “Pembuatan Ethanol dari jerami padi dengan proses hidrolisis dan fermentasi. Surabaya: Universitas pembangunan nasional veteran jawa timur Astuti, R. Nanik. 2012. " Peningkatan kadar bioetanol dari kulit nanas dengan menggunakan zeolit alam dan batu kapur" Malang : Institut Teknologi Nasional Malang.

Astuti Rahman, Nanik. 2012. " Peningkatan kadar bioetanol dari kulit nanas dengan menggunakan zeolit alam dan batu kapur" Malang : Institut Teknologi Nasional Malang.

Caesarita, P. D. 2014. Pengaruh Ekstrak Buah Nanas (Ananas comosus) 100% Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus DARI PIODERMA.

Handono, M.R.T. 2017 “ Pembuatan Bahan Bakar Cair dengan Memanfaatkan Limbah Ban Bekas Menggunakan Katalis dari Limbah Bekas Perekahan Minyak Bumi PT. Pertamina RU III dengan Metode Pirolisis”. Palembang : Universitas Muhammadiyah Palembang

Harahap, E. 2014. Makalah Pemanfaatan Kulit Nanas Jadi Bioetanol. http:// emmakhairaniharahap.blogspot.com /2014/06/makalah-pemanfaatan-kulit -nanas-jadi.html. Diakses tanggal 18 Februari 2020.

Musanif, 2012. “Bio-etanol” Jakarta : Indonesia Institute of Sciences.

Murniati, E. 2010. “Sang Nanas Bersisik Manis di Lidah”. Penerbit SIC, Surabaya.

Poernomo,A.2014. “Prospek Panas Bumi Untuk Mendukung Ketahanan Energi”. Riau : Dewan Energi Nasional.Pekanbaru

Prayitno, Umi S, 2009. Penentuan Kecepatan Adsorpsi Boron Dalam Larutan Zirkonium Dengan Zeolit, Prosiding Seminar Nasional V SDM Teknologi Nuklir, STTN BATAN, Yogyakarta, ISSN 1978 – 0176.

Rahayu, L.H. Pernavita, S. 2014. "Pengaruh suhu dan waktu adsopsi terhadap sifat kimia-fisika minyak goreng bekas hasil pemurnian menggunakan adsorben ampas pati aren dan bentonit."Semarang ; Akademi Kimia Industri Santo Paulus Semarang

Safitri, nadira. 2014. " Pembuatan Bioetanol dari Kulit Buah Nanas dengan Metode Solid State Fermentation (SSF) dan pemurnian dengan proses distilasi-adsorbsi dengan variasi Ratio bioetanol" Pekanbaru: Universitas Riau.

Saputra, B.W 2008. “Desain Sistem Adsorpsi”. Depok: Universitas Indonesia

Winjaya, I Nyoman P, dkk. 2011. “Proses Treatment Dengan Menggunakan NaOCl dan H2SO4 Untuk Mempercepat Pembuatan Bioetanol Dari Limbah Rumput Laut Eucheuma Cottonii”. Bali : Universitas Udayana Bali.




DOI: http://dx.doi.org/10.46559/tegi.v12i1.6026

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Published By :

Jurnal Majalah Teknologi (TEGI)

Balai Riset dan Standardisasi Industri Bandar Lampung,
Prov. Lampung, Indonesia Post Code 35144 Phone (0721)706353  Email: baristandlampung@gmail.com

http://ejournal.kemenperin.go.id/tegi

Stamp of Originality | Plagiarism Prevention in Publishing