PEMANTAUAN JUMLAH BAKTERI Coliform DI PERAIRAN SUNGAI PROVINSI LAMPUNG

Rizki Adrianto

Sari


Coliform merupakan golongan mikroorganisme yang lazim digunakan sebagai indikator dimana bakteri ini dapat menjadi sinyal untuk menentukan suatu sumber air telah terkontaminasi oleh patogen atau tidak. Salah satu penyebab terjadinya pencemaran air adalah mikrooganisme patogen yang  terkandung  dalam tinja karena dapat menularkan berbagai macam penyakit apabila masuk kedalam tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah bakteri coliform di Sungai Provinsi Lampung di 8 Lokasi pengambilan titik sampling. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pengambilan sampel dan  survey lapangan, wawancara, serta analisis laboratorium. Hasil Pengujian menunjukkan jumlah koliform tertinggi terdapat pada lokasi Sungai I berkisar antara 25394-24413 JPT/100 mL, terendah terdapat pada lokasi Sungai VII berkisar antara 8564-12034 JPT/100 mL Hasil pengujian menunjukkan perairan Sungai Provinsi Lampung tercemar bakteri coliform yang telah melewati ambang batas persyaratan sungai kelas I (1000 Jumlah/100mL).

Kata Kunci : Coliform, Sungai Provinsi Lampung, Jumlah bakteri



Teks Lengkap:

pdf

Referensi


Adack, J. 2013. Dampak Pencemaran Limbah Pabrik Tahu Terhadap Lingkungan Hidup. Lex Administratum Vol. I Juli-September No. 3.

Cahyadi, A., Priadmodjo, A. & Yananto, A. (2011). Criticizing The Conventional Paradigm of Urban Drainage. Proceeding The 3rd International Graduated Student Conference on Indonesia. Yogyakarta: Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Cetakan Kelima. Yogjakarta : Kanisius.

Feliatra, 2002, Sebaran Bakteri Escherichia coli di Perairan Muara Sungai Bantan Tengah Bengkalis Riau, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau ,Pekanbaru. Jur. Biogen. 1. 178-18.

Friedheim. 2001. Bacteriological Analytical Manual. John Wiley & Sons Inc. New York. Dikutip dari tulisan Hariyono Purbowarsito. 2011. Uji Bakteriologis Air Sumur di Kecamatan Semampir Surabaya. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga : Surabaya.

Hidayati, Y.A.; Harlia, E. dan Suryanto, D., 2006, Deteksi Jumlah Total Bakteri dan Coliform pada Kompos Kotoran Domba Sebagai Indikator Sanitasi Lingkungan, Fakultas Peternakan, Lokakarya Nasional Keamanan Pangan Produk Peternakan, Universitas Padjadjaran, Bandung

Indarsih, W., Suprayogi, S. & Widyastuti, M. (2011). Kajian Kualitas Air Sungai Bedog Akibat Pembuangan Limbah Cair Sentra Industri Batik Desa Wijirejo. Majalah Geografi Indonesia, 25(1), 40-54.

Khotimah, S, (2013), Kepadatan Bakteri Coliform di Sungai Kapuas Kota Pontianak. Prosiding Semirata. Bandar Lampung: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung.

Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011, tentang Sungai.

Peraturan Pemerintah No. 82 Th. 2001 tentangPengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air

Prayitno, A. (2009). Uji Bakteriologi Air Baku dan Siap Konsumsi dari PDAM Surakarta Ditinjau dari Jumlah Bakteri Coliform. Skripsi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. (Online) (http://eprints.ums.ac.id/3821/1/A420040040.pdf diakses 3 Oktober 2015).

Sayuti, I.; Wulandari, S. & Fatimah, S., 2005, Bakteri Enterik dalam Minuman Jamu Gendong di Kota Pekanbaru, PMIPA, FKIP, Universitas Riau, Pekanbaru, Biogen. 2(1), 16-19.




DOI: http://dx.doi.org/10.46559/tegi.v10i1.3920

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Published By :

Jurnal Majalah Teknologi (TEGI)

Balai Riset dan Standardisasi Industri Bandar Lampung,
Prov. Lampung, Indonesia Post Code 35144 Phone (0721)706353  Email: baristandlampung@gmail.com

http://ejournal.kemenperin.go.id/tegi

Stamp of Originality | Plagiarism Prevention in Publishing