Karakterisasi Tumbuhan Akar Bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) Dari LOA KULU Kabupaten Kutai Kartanegara

Fitriani, Fitriani, Eldha Sampepana, Suroto Hadi Saputra

Abstract


Tanaman akar Bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) merupakan tanaman merambat pada pohon kayu Karl dari suku Phaseolea dengan ketinggian ± 50 meter, memiliki 29 spesies yang tumbuh di hutan tropis Indonesia. Akar Bajakah baru popular belakangan ini sebagai bahan pengobatan herbal karena diduga memiliki beberapa kandungan metabolit sekunder. Setiap tanaman memiliki kandungan senyawa kimia yang berbeda-beda sehingga dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui dan melakukan karakterisasi senyawa metabolik sekunder tanaman akar bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) dari Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara secara kuantitatif dengan menggunakan spektrofotometer UV-VIS. Metode yang digunakan adalah uji rata-rata dari hasil analisa senyawa metabolik sekunder tanaman akar bajakah dengan sampel batang kayu dan kulit dari dua jenis tanaman akar bajakah yaitu tanaman akar bajakah merah dan akar bajakah putih, selanjutnya sampel dipisahkan antara batang dan kulitnya, sehingga sampel menjadi kulit bajakah merah (BKtM), batang kayu bajakah merah (BKyM), kulit bajakah putih (BKtP) dan batang kayu bajakah putih (BKyP). Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar air tanaman akar bajakah merah pada kulit sebesar 5,95% dan kadar flavonoid sebesar 32,49±3,21 ppm. Akar bajakah putih pada kulit (BKtP) memiliki kandungan fenolik sebesar 163,88±74,75 ppm, dan kadar tanin sebesar 635,63±61,69 ppm. Tanaman akar bajakah merah pada kayu (BKyM memiliki aktivitas antioksidan kategori sangat kuat yaitu 26,29 ppm. Kata kunci: akar bajakah merah, akar bajakah putih , kadar fenolik, kadar flavonoid, kadar tannin, aktivitas antioksidan



Keywords


aktifitas antioksidan, akar bajakah merah, akar bajakah putih, senyawa aktif, senyawa aktif

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Anshari, M. I. (2012). Isolasi dan Identifikasi Senyawa Kimia Fraksi Etil Asetat Batang Bajakah Tampala (Lambung Mangkurat). Retrieved from http://opac.lib.unlam.ac.id/id/opac/detail.php?q1=546&q2=Ans&q3=i&q4=-

Fauziah, L. (2010). Isolasi dan Identifikasi Senyawa Flavanoid dari Daun Ketela Pohon (manihot utilliissma pohl). Retrieved from http//misspurplepharmacy.blogspot.com.

Garg, N., Aziz, S. M. A.-, & Aeron, A. (2016). Microbes In Food and Health (N. Garg, S. M. A.- Aziz, & A. Aeron, Eds.). https://doi.org/10.007/978-3-319-25277-3

Hariana, A. (2013). 262 Tumbuhan Obat dan Khasiatnya (Cetakan 1; S. Nugroho, Ed.). Penebar Swadaya Jakarta.

Harwati, C. T. (2007). Pengaruh Kekurangan Air (Water Deficit) Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Tembakau. INNOFARM : Jurnal Inovasi Pertanian, 6(1), 44–51.

Hutapea, E. R. F., Siahaan, L. O., & Tambun, R. (2014). Ekstraksi Pigmen Antosianin dari Rambutan (Nephelium lappaceum) dengan Pelarut Metanol. Jurnal Teknik Kimia USU, 3(2), 34–40.

Lai, H. Y., & Lim, Y. Y. (2011). Evaluation of Antioxidant Activities of the Methanolic Extracts of Selected Ferns in Malaysia. International Journal of Environtmental Science and Development, 2(6), 2–7.

Mirza, Z. (2010). Inventarisasi Pemanfaatan Tumbuhan Obat Secara Tradisional Oleh Suku Osing Banyuwangi. Universitas Jemebr.

Molyneux P. (2004). The use of the stable free radical diphenylpicryl-hydrazyl (DPPH) for estimating anti-oxidant activity. Songklanakarin Journal of Science and Technology, 26(2), 211–219.

Neldawati, Ratnawulan, & Gusnedi. (2013). Analisis Nilai Absorbansi dalam Penentuan Kadar Flavonoid untuk Berbagai Jenis Daun Tanaman Obat. Pillar of Physics, 2, 76–83.

Ninkaew, S., & Chantaranothai, P. (2014). The Genus Spatholobus Hassk . ( Leguminosae-Papilionoideae ) in Thailand. Tropical Natural History, 14((2) October), 87–99.

Rahmadi, A., & Yusuf, B. (2018). Pangan Fungsional Berkhasiat Antioksidan (A. Rahmadi, Ed.). Samarinda: Mulawarman University Press.

Redha, A. (2010). Flavonoid: Struktur, Sifat Antioksidatif dan Peranannya Dalam Sistem Biologis. Jurnal Belian, 9(2), 196–202. https://doi.org/10.1186/2110-5820-1-7

Robinson, T. (1995). Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi (6th ed.). Bandung: ITB- Bandung.

Sen, S., & Chakraborty, R. (2011). The Role of Antioxidants in Human Health. ACS Symposium Series, 1083, 1–37. https://doi.org/10.1021/bk-2011-1083.ch001




DOI: http://dx.doi.org/10.26578/jrti.v14i2.6590



Copyright (c) 2020 Jurnal Riset Teknologi Industri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

JRTI is indexed by :

 

 

 

 

Flag Counter

 

 

 

 

 

 

______________________________________________________________________

Akreditasi S2 Vol.10 No.1 th 2016 s/d Vol.14 No.2 th 2020. p-ISSN : 1978-6891, e-ISSN : 2541-5905. 

    Creative Commons License

        Baristand Industri Samarinda