Studi Potensi Pembentukan Biogas Dari Sampah Makanan dan Ko-Substrat Feses Sapi Untuk Energi Listrik Alternatif: Studi Kasus Di Universitas Andalas

Ardinal Ardinal, Rima Senditya Gewe, Slamet Raharjo, Iskandar R Iskandar R

Abstract


The potential raw materials for biogas formation through anaerobic treatments available on the campus of Andalas University (Unand) in Padang are the cafeteria’s food waste and cow feces. This study was aimed to look at the effect of cow feces in the formation of biogas from food waste that used a floating drum digester which was conditioned twice. Retention time was 20 days and the pH of packing material was conditioned by adding limestone. The ratio variation of packing materials composition such as food waste and cow feces were 100:0 (control digester), 75:25 (test 1 digester with a C/N ratio 30) and 50:50 (test 2 digester with a C/N ratio 25). The results showed that cumulative volume of biogas in control digester was 0.927 liters with methane gas estimated 591.885 mg/L and did not light when burned. The cumulative volume of biogas in test 1 digester was 13.715 liters with methane gas estimated was 15502.61 mg/L with the reddish color of blue flame. The cumulative volume of biogas in test 2 digester was 10.18 liters with concentration of methane gas was estimated 23297.59 mg/L and with blue color flame.

ABSTRAK

Bahan baku potensial pembentukan biogas melalui pengolahan anaerobik yang tersedia di Kampus Universitas Andalas (Unand) Padang yakni sampah makanan kantin dan feses sapi. Studi ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan feses sapi dalam pembentukan biogas dari sampah makanan menggunakan floating drum digester yang dikondisikan duplo. Waktu retensi 20 hari dan pH bahan isian dikondisikan dengan menambahkan batu kapur. Variasi rasio komposisi bahan isian berupa sampah makanan dan feses sapi yakni 100:0 (digester kontrol), 75:25 (digester uji 1 dengan rasio C/N 30) dan 50:50 (digester uji 2 dengan rasio C/N 25). Hasil penelitian menunjukkan volume kumulatif biogas digester kontrol yakni 0,927 liter dengan estimasi gas metana 591,885 mg/L serta tidak menyala saat dibakar. Volume kumulatif biogas digester uji 1 yakni 13,715  liter dengan estimasi konsentrasi gas metana 15502,61 mg/L serta warna nyala biru kemerahan. Volume kumulatif biogas digester uji 2 yakni 10,18 liter dengan estimasi konsentrasi gas metana 23297,59 mg/L serta warna nyala biru.


Keywords


Food waste; cow feces; biogas; biogas conversion; electrical energy

Full Text:

PDF

References


Al Seadi, T. 2008. Biogas Handbook. BiG>East project. ISBN 978-87-992962-0-0. University of Southern Denmark Esbjerg, Niels Bohrs Vej 9-10, DK-6700 Esbjerg, Denmark.

Arsova, L. 2010. Anaerobic Digestion Of Food Waste: Current Status, Problems And An Alternative Product Department of Earth and Environmental Engineering Fu Foundation of Engineering and Applied Science Columbia University.

Berita Unand, 2014. Unand Menuju Green Campus. Universitas Andalas: Padang.

Berutu, Romadani. 2014. Studi Potensi Ketersediaan Hijauan di Lahan Universitas Andalas Kampus Limau Manis. Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang.

Chania, V. 2010. Studi Timbulan, Komposisi dan Potensi Daur Ulang Sampah Kampus Unand Limau Manis. Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Andalas.

Lestari, R., A. 2012. Uji Pembentukan Biogas Dari Sampah Sayur dan Buah Dengan Penambahan Limbah Cair Tahu Tanpa Pengkondisian Lingkungan Digester. Tugas Akhir, Teknik Lingkungan, Universita Andalas: Padang.

PPST Unand. 2015. Pusat Pengolahan Sampah Terpadu, Universitas Andalas.

Raharjo, Slamet. 2012. Studi Pemanfaatan Sampah di Universitas Andalas. Jurusan Teknik Lingkungan: Unand.

Rosilawati, S. 2010. Pengaruh Waktu Tinggal Dan Komposisi Bahan Baku Pada Proses Fermentasi Limbah Cair Industri Tahu Terhadap Produksi Biogas. Fakultas Teknik Program Magister Teknik Kimia Universitas Sumatera Utara, Medan.

Tchobanoglous, George. 1993. Integrated Solid Waste Management. McGraw-Hill. California.

UPT Peternakan, 2014. Unit Pelaksana Teknis Peternakan. Fakultas Peternakan: Universitas Andalas.

Wahyuni, S. 2011. Menghasilkan Biogas dari Aneka Limbah. AgroMedia Pustaka: Jakarta.

Wardana, 2012. Sampah Untuk Energi: Kelayakan Pemanfaatan Limbah Organik Dari Kantin di Lingkungan Universitas Diponegoro Bagi Produksi Energi Dengan Menggunakan Reaktor Biogas Skala Rumah Tangga. Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik. Undip : Semarang.

Waskito, Didit. 2011. Analisis Pembangkit Listrik Tenaga Biogas Dengan Pemanfaatan Kotoran Sapi di Kawasan Usaha Peternakan Sapi. Tesis. Fakultas Teknik Program Magister Teknik Manajemen Energi dan Ketenagalistrikan. Universitas Indonesia.

W. Culp, Jr Archie. 1977. Prinsip Konversi Energi. Terjemahan Ir Darwin Sitompul, M.Eng, USU.




DOI: http://dx.doi.org/10.24960/jli.v5i2.673.101-111

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2015 Ardinal, Rima Senditya Gewe, Slamet Raharjo, Iskandar R


Our journal indexed by:




Copyright © Baristand Industri Padang, 2015. Powered By OJS

Theme design credited to MEV edited by JLI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License