Uji Mekanik Plastik Biodegradable dari Pati Sagu dan Grafting Poly(Nipam)-Kitosan dengan Penambahan Minyak Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Sebagai Antioksidan

Isna Safitri, Medyan Riza, Syaubari Syaubari

Abstract


Nonbiodegradable plastic is packaging that can be decomposed by microorganisms so that a viable alternative to replace conventional plastic packaging that cause problems for the environment. This study was aimed to evaluate the effect of the mechanical test and others consisting of three variables and each variable consists of three  level of concentration. The first variable was additional grafting of Poly (Nipam) - chytosan consisting of 5%, 7% and 9%. The second variable was additional glycerols which were 15%, 30%, 45%. The third variable was concentrations of cinnamon oil which were 10%, 15% and 20%. This research produced a thin sheet of plastic, transparant, and elastic and it had a slightly yellowish translucent color. The tensile strength value was about 1.34-2.57MPa, 36.22-66.30% of elongation value, and 22.22% -58.82% of water absorption. Antioxidant test was performed by wrapping an apple with biodegradable plastics containing cinnamon oil. It could inhibit the growth of microorganisms. The apples changed significantly on day 8. In biodegradability test, this plastic was decomposed after buried for 56 days in the soil.

ABSTRAK

Plastik biodegradable adalah kemasan yang dapat diurai oleh mikroorganisme sehingga menjadi alternatif untuk menggantikan plastik kemasan konvensional yang menimbulkan permasalahan bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh terhadap uji mekanisnya dan lain-lain yang terdiri atas tiga variabel dan masing-masing variabel terdiri dari tiga taraf kosentrasi. Variabel pertama adalah variasi penambahan grafting Poly(NIPAM)-kitosan yang terdiri dari kosentrasi 5%, 7% dan 9%.  Variabel kedua adalah variasi penambahan gliserol yang terdiri dari kosentrasi 15%, 30%, 45% dan variabel ketiga adalah variasi penambahan minyak kayu manis yang terdiri dari kosentrasi 10%, 15% dan 20%. Penelitian ini menghasilkan plastik berupa lembaran tipis, transparan, dan elastis serta memiliki warna bening sedikit kekuningan. Plastik yang dihasilkan memiliki nilai kuat tarik sebesar 1,34-2,57 MPa, elongasi 36,22- 66,30%, dan penyerapan air 22,22%-58,82%. Hasil uji antioksidan dilakukan dengan membungkus apel dengan plastik biodegradable  yang mengandung minyak kayu manis mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme, apel mengalami perubahan signifikan  pada hari ke 8. Pada uji biodegrabilitas plastik ini terurai dalam tanah selama 56 hari.


Keywords


Biodegradable; grafting; cinnamon oil; sago starch; plastic

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Anita, Z. dan Harahap, H. 2013. Pengaruh waktu simpan film plastik biodegradasi dari pati kulit singkong terhadap sifat mekaniknya. Jurnal Teknik Kimia. 2 (2). Diakses pada 2 Oktober 2014.

Bachriansyah, S. 1997. Identifikasi plastik. Prosiding seminar teknologi pengemasan industri makanan dan minuman. Depertemen Perindustrian dan Perdagangan Bogor.

Gupta, C., Amar, P., Garg, R. C., Uniyal and Archana, K. 2008. Antimicrobial activity of some herbal oils againts common food-borne pathogens. African Journal of Microbiology Research Vol. 2: 258-261.

Irmayanti. 2015. Pembuatan plastik biodegradable dari pati bonggol pisang kepok dengan penambahan CMC (Carboxy methyl cellulose) dan minyak sereh sebagai antimikroba dan antioksidan. Rona Lingkungan Hidup (Journal Of Environment), BAPEDAL. Banda Aceh.

Krochta, J. M., Baldwin, E. A., dan Cariedo M.O.N. 1994. Edible coatings and films to improve food quality. Technomic Publishing, Co., Lancaster.

Ojagh, S. M., Rezaei, M., Razavi, S. H., & Hosseini, S. M. H. 2010. Development and evaluation of a novel biodegradable film made from chitosan and cinnamon essential oil with low affinity toward water. Food Chemistry, 122, 161 and 166.

Pramono, E., Pandu, S. A. P., Candra, P., Jati, W. 2012. Pembuatan dan karakterisasi kitosan vanilin sebagai membran polimere elektrolit. Jurnal Penelitian Kimia. Vol 8 : 70-78.

Safwani, S. 2014. Sintesis plastik biodegradable dari tapioka dengan variasi perlakuan N-Isopropilakrilamid (NIPAm) dan kitosan menggunakan gliserol sebagai plasticizer. Rona Lingkungan Hidup (Journal Of Environment), BAPEDAL. Banda Aceh.

Saleh, M, A., Clark, S., Woodard, B., and Sobogun, S. A. D. 2010. Antioxidant and free radical scavenging activities of essential oils. Ethnicity & Disease, Vol. 20.

Sanjaya, I. G dan Puspita, T. 2011. Pengaruh penambahan kitosan dan plasticizer gliserol pada karakteristik plastik biodegradable dari pati limbah kulit singkong. Jurnal Jurusan Teknik Kimia, ITS. Surabaya.

Senny, W., Dewi, K., Yuni, T. N. 2012. Pengaruh penambahan sorbitol dan kalium karbonat terhadap karakteristik dan sifat biodegradasi film dari pati kulit pisang. Jurnal Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknik. Purwokerto.

Utari, H. 2008. Studi Pembuatan dan karakteristik sifat mekanik dan hidrofobisitas bioplastik dari pati sorgum. Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan. Vol.7. No. 4: 190-195.

Yuliarto dan Tri, F. 2012. Pengaruh ukuran bahan dan metode destilasi (Destilasi air dan destilasi uap-air) terhadap kualitas minyak atsiri kayu manis (Cinnamomum burmannii). Universitas Negeri Sebelas Maret. Surakarta.

Zakaria, F. R., Susanto, H dan Hartoyo, A. 2000. Pengaruh konsumsi jahe (Zingiber officinale roscoe) terhadap kadar malonaldehida dan vitamin E plasma. Prosiding Teknologi dan Industri Pangan, XI (1), IPB, Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.24960/jli.v6i2.1914.107-116

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Isna Safitri, Medyan Riza, dan Syaubari


Our journal indexed by:




Copyright © Baristand Industri Padang, 2015. Powered By OJS

Theme design credited to MEV edited by JLI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License