APLIKASI EKSTRAK JINTAN HITAM (Nigella sativa L.) SEBAGAI ZAT ANTIBAKTERI PADA KAIN KAPAS DENGAN VARIASI METODE

Leli Nur Rina Hidayat, Sandra Amalia Riyadi, Srie Gustiani, Anisa Dwicahya

Abstract


Salah satu bahan sandang yang banyak digunakan oleh masyarakat adalah kain kapas, yang terkenal dengan kenyamanannya. Sayangnya, kain kapas sangat rentan terhadap kolonisasi bakteri yang dapat menyebabkan masalah pada kulit. Oleh karena itu, dipandang perlu untuk menambahkan zat antibakteri pada kain kapas. Pada penelitian ini, zat antibakteri yang diaplikasikan pada kain kapas adalah ekstrak jintan hitam. Langkah awal yang dilakukan adalah menentukan konsentrasi optimum ekstrak jintan hitam dengan variasi 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50% untuk diaplikasikan pada kain kapas menggunakan cara rendam peras-pemanasawetan (pad-dry-cure). Setelah  diperoleh konsentrasi optimum, ekstrak diaplikasikan pada kain kapas dengan beberapa variasi metode, yaitu (1) tanpa plasma lucutan korona dan asam sitrat, (2) dengan plasma lucutan korona saja, (3)  dengan asam sitrat saja, dan (4) dengan plasma lucutan korona dan asam sitrat. Pengujian kemampuan antibakteri ekstrak jintan hitam dilakukan menggunakan metode AATCC TM100-2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak jintan hitam memiliki kemampuan sebagai zat antibakteri pada kain kapas. Kain kapas dengan ekstrak 30%, 40%, dan 50% menghasilkan persentase reduksi tertinggi, yakni berturut-turut 96,6%; 97,0%; dan 97,0% terhadap S. aureus dan 79,4%; 79,5%; dan 79,5% terhadap E. coli. Metode yang menghasilkan persentase reduksi tertinggi adalah penggabungan teknologi plasma lucutan korona dan asam sitrat, yang menghasilkan peningkatan persentase reduksi menjadi 99,9% terhadap S. aureus dan E. coli pada konsentrasi ekstrak 30%. Metode ini juga menghasilkan durabilitas (daya tahan) tertinggi terhadap pencucian rumah tangga. Setelah 9 kali pencucian rumah tangga, persentase reduksi hanya menurun dari 99,9±0,14% menjadi 77,7±0,3% terhadap S. aureus dan 99,9±0,12% turun menjadi 75,1±0,4% terhadap E. coli.


Keywords


plasma lucutan korona, asam sitrat, kain kapas, ekstrak jintan hitam, antibakteri

Full Text:

PDF

References


Gustiani, S., Septiani, W., & Kasipah, C. Application of pinang seed extracts (Areca catechu L.) as an antibacterial agent in cotton fabrics. Arena Tekstil 34 (2), 85-92 (2019).

Julaeha, E., Puspita, S., Eddy, D. R., Wahyudi, T., Nurzaman, M., Nugraha, J., et al. Microencapsulation of lime (Citrus aurantifolia) oil for antibacterial finishing of cotton fabric. RSC Adv 11 (3), 1743-1749 (2021).

Ketema, A., & Worku, A. Antibacterial Finishing of Cotton Fabric Using Stinging Nettle (Urtica dioica L.) Plant Leaf Extract. Journal of Chemistry, 1-10 (2020).

Das, S. Antimicrobial Finish on Textiles Using Plant Extracts [Internet]. 2019. p. 1–4. Available from: https://www.textileschool.com/3500/antimicrobial-finish-on-textiles-using-plant-extracts/

El-Shafei, A., Shaarawy, S., Motawe, F. H., and Refaei, R. Herbal extract as an ecofriendly antimicrobial finishing of cotton fabric. Egypt J Chem 61 (2), 17-27 (2018).

Halawani, E. Antibacterial Activity of Thymoquinone and Thymohydroquinone of Nigella sativa L. and Their Interaction with Some Antibiotics. Adv Biol Res (Rennes) 3 (5-6), 148-152 (2009).

Asniyah. Efek Antimikroba Minyak Jintan Hitam (Nigella sativa) terhadap Pertumbuhan Escherichia Coli In Vitro. J Biomedika 1 (1), 25-29 (2009).

Karsa, N. S., & Latief, S. Perbandingan Efektivitas Ekstrak dengan Minyak Biji jintan Hitam (habbatussauda) terhadap Pertumbuhan Salmonella Typhi. J Alami 4 (1), 32-42 (2020).

Abu-Al-Basal, M. A. In vitro and In vivo anti-microbial effects of Nigella sativa linn. Seed extracts against clinical isolates from skin wound infections. American Journal of Applied Sciences 6 (8), 1440-1447 (2009).

Linianti, L., Nur, I., Maulidiyah, M., & Yusnaini, Y. Potensi Ekstrak Etanol Biji Jintan Hitam (Nigella sativa) untuk Pengendalian Bakteri Vibrio harveyi Penyebab Penyakit pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei). JSIPi (Jurnal Sains dan Inov Perikanan) 1 (1), 25-29 (2017).

Lu, Y., Yang, C. Q. Fabric Yellowing Caused by Citric Acid as a Crosslinking Agent for Cotton. Textile Research Journal 69 (9), 685-690 (1999).

Widodo, M., Nuhiyah, S., Umam ,K., Muhlisin, Z., & Nur, M. Penyempurnaan Tahan Api dan Antibakteri pada Kain Kapas dengan N-Metilol Dimetilfosfonopropionamida (Pyrovatex CP New) dan Kitosan Menggunakan Plasma Lucutan Korona. Arena Tekstil 34 (2), 65-74 (2019).

Nuraeni, M., Cahya, G., Darma, E., Galih, V., & Putra, V. Penerapan Teknologi Plasma Lucutan Pijar Korona terhadap Peningkatan Efektivitas Minyak Atsiri Nilam (Patchouli essential oil) sebagai Antibakteri pada Tetoron Cotton. Prosiding Farmasi 7 (2), 421-426 (2021).

Prayudie, U., & Novarini, E. Modifikasi permukaan serat poliester menggunakan sistem plasma non termal tekanan atmosfer dengan metode lucutan korona oleh ionisasi udara. Arena Tekstil 30 (1), 45-54 (2015).

Sjaifudin, A., & Sitohang, K. Rancang bangun prototip mesin plasma tekstil lucutan korona pada tekanan atmosfir skala laboratorium. Arena Tekstil 30 (1), 25-36 (2015).

Riwanti, P., & Izazih, F. Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol 96 % Sargassum polycystum dan Profile dengan Spektrofotometri Infrared. Acta Holist Pharm 2 (1), 34-41 (2019).

Irlya, N. Perbandingan profil kromatogram ekstrak air jinten hitam (Nigella sativa) dari daerah habasyah, india, dan indonesia dengan HPLC. Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2012.

Agustyani, V. N., Ikhda, C., & Hamidah, N. Formulasi dan Uji Mutu Fisik Sediaan Pasta Gigi Ekstrak Biji Jintan Hitam (Nigella sativa). Mulawarman Pharm Conf 13 (5), 232-238 (2021).

Ayuni, N. Q. Uji Aktivitas Ekstrak Jintan Hitam (Nigella sativa L.) sebagai Inhibitor RNA Helikase Virus Hepatitis C. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; 2013.

Yuda, P. S. K., Cahyaningsih, E., & Winariyanti, N. L. P. Skrining fitokimia dan analisis kromatografi lapis tipis ekstrak tanaman patikan kebo (Euphorbia hirta L.). Jurnal Ilmiah Medicamento 3 (2), 61-70 (2017).

Ramadhinta, T. M., Nahzi, M. Y. I., & Budiarti, L. Y. Uji efektivitas antibakteri air perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai bahan irigasi saluran akar alami terhadap pertumbuhan Enterococcus faecalis in vitro. Dentino 1 (2), 124-128 (2016).

Nurjannah, N. R., Sudiarti, T., & Rahmidar, L. Sintesis dan Karakterisasi Selulosa Termetilasi sebagai Biokomposit Hidrogel. al-Kimiya 7 (1), 19-27 (2020).

Nivetha, K., & Prasanna ,G. GC-MS and FT-IR Analysis of Nigella sativa L. Seeds. International Journal Adv Research in Biological Sciences 3 (6), 45-54 (2016).

Wadud, S. A. Uji Efektivitas Ekstrak Biji Jintan Hitam (Nigella sativa) terhadap Pertumbuhan Bakteri Shigella dysenteriae. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; 2014.

Mahfur. Profil Metabolit Sekunder Senyawa Aktif Minyak Atsiri Jinten Hitam (Nigella sativa L.) dari Habasyah dan India. PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia 15 (1), 90-97 (2018).

Sufya, N. M., Walli, R. R., Wali, F. M., Alareiba, M. S., & Doro, B. M. Studies of the antimicrobial activity of Black Seed Oil from Nigella sativa on Staphylococcus aureus and Escherichia coli Studies of the antimicrobial activity of Black Seed Oil from Nigella sativa on Staphylococcus aureus and Escherichia coli. Libyan J Med Res 8, 59-68 (2016).

Choi, H. M., Kim, J. H., & Shin, S. Characterization of cotton fabrics treated with glyoxal and glutaraldehyde. Journal of Applied Polymer Science 73 (13), 2691-2699 (1999).




DOI: http://dx.doi.org/10.31266/at.v37i1.7730

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Arena Tekstil indexed by:

Science and Technology Index  Dimensions

 Garba Rujukan Digital (GARUDA)


Copyright Arena Tekstil (E-ISSN: 2548-7264, P-ISSN: 0518-4010)

Published by: BALAI BESAR TEKSTIL, Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 390, Bandung.

Creative Commons License