STUDI PENINGKATAN DAYA SERAP KAIN POLIESTER DENGAN MENGGUNAKAN ENZIM LIPASE

Agung Haryanto, Noerati Noerati

Abstract


Poliester memiliki keunggulan dibandingkan dengan serat sintetis lainnya diantaranya memiliki kekuatan yang tinggi, tidak mudah mulur, tidak mudah kusut apabila dicuci, dan memiliki ketahanan abrasi, namun juga memiliki kekurangan dalam sifat hidrofobiknya, hal ini disebabkan oleh moisture regain yang rendah yaitu 0,4%. Salah satu teknik yang dapat diaplikasikan untuk meningkatkan sifat hidrofilik dari kain poliester dengan tanpa mengakibatkan kerusakan pada bahan adalah dengan menggunakan enzim lipase. Penelitian ini membahas mengenai pengaruh variasi konsentrasi enzim lipase (berupa crude enzim lipase) dalam upaya peningkatan daya serap kain poliester. Variasi konsentrasi enzim yang digunakan yaitu 40%, 60%, 80%, dan 100% off weight fabric (owf). Setelah proses enzimatik kain poliester dilakukan evaluasi, terhadap pengurangan berat bahan, waktu serap (dengan menggunakan standar AATCC 79 yang diamati melalui digital microscope), serta analisa gugus fungsi poliester melalui FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enzim lipase berpengaruh pada peningkatan daya serap. Kain poliester tanpa perlakuan enzim memiliki daya serap 19 detik dan daya serap meningkat secara signifikan menjadi 4 detik pada konsentrasi enzim lipase 60%. Peningkatan daya serap ini lebih baik dibandingkan pada konsentrasi enzim lipase lainnya, yaitu pada konsentrasi enzim lipase 40% (5,3 detik), 80% (4,7 detik), dan 100% (4,7 detik).


Keywords


enzim lipase; crude enzim lipase; modifikasi poliester; daya serap; AATCC 79

Full Text:

PDF

References


Kim, H. R. & Song, W. S. Lipase Treatment of Polyester Fabrics. Fibers Polym. 7, 339–343 (2006).

Pujari, A. Highlights of a strong growth market – Polyester fibers & PET. in 33 (2018).

El-shemy, N. S., El-hawary, N. S. & El-sayed, H. Basic and Reactive-Dyeable Polyester Fabrics Using Lipase Enzymes. J. Chem. Eng. Process Technol. 7, 1–5 (2016).

Mojsov, K. dkk. Enzymatic treatment of wool fabrics with lipase in the improvement of some propertires of wool fabrics. Tekst. Ind. 4–11 (2020). doi:10.5937/tekstind2001004M

Taylor, P., Gupta, D. & Chaudhary, H. The Journal of The Textile Institute Topographical changes in polyester after chemical , physical and enzymatic hydrolysis. 37–41 (2015). doi:10.1080/00405000.2014.934046

Karaca, B. & Özdogan, E. A study on surface characterization of enzyme treated polyethylene terephthalate fibers by Xps and AFM. TEKSTİL ve KONFEKSİYON 23, 16–22 (2013).

Mojsov, K. Biopolishing Enzymes and their Applications in Textiles : A Review. Tekst. Ind. 61, 20–24 (2014).

Balaji, V. & Ebenezer, P. Optimization of extracellular lipase production in Colletotrichum gloeosporioides by solid state fermentation. Indian J Sci Technol 1, 1–8 (2008).

Kaewthong, W., Sirisansaneeyakul, S., Prasertsan, P., Aran, H. & others. Continuous production of monoacylglycerols by glycerolysis of palm olein with immobilized lipase. Process Biochem. 40, 1525–1530 (2005).

Toha, A. H. . Ensiklopedia Biokimia Biologi Molekuler. 884 (2011).

Kumar, J. A., Kumar, M. S. & Samakulam, S. A study on improving dyeability of polyester fabric using lipase enzyme. AUTEX Res. J. 1–7 (2019). doi:10.2478/aut-2019-0030

Traore, M. K. & Buschle-Diller, G. Environmentally friendly scouring processes. Text. Chem. Color. Am. Dyest. Report. 32, (2000).

Retnoningtyas, E. S. Aplikasi Crude Enzim Selulase dari Tongkol Jagung (Zea mays L) pada produksi Etanol dengan Metode Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF). Reaktor 14, 272–276 (2013).

Walter, T., Augusta, J., Mtiller, R., Widdecke, H. & Klein, J. Enzymatic degradation of a model polyester by lipase from Rhizopus delemar. 0229, 218–224 (1995).

Blow, D. Lipase reach the surface. Nature 351, 444–445 (1991).

Tang, K. M., Kan, C. & Fan, J. Comparison of Test Methods for Measuring Water Absorption and Transport Test Methods of Fabrics. Measurement 97, 126–137 (2017).

Hsieh, Y. & Cram, L. A. Enzymatic Hydrolysis to Improve Wetting and Absorbency of Polyester Fabrics. Text. Res. J. (1998). doi:10.1177/004051759806800501

Aziz, P. Enzim dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi Enzim. Addit. Mater. FIK Biochem. Exp. Cl. (2012).

Sulistyani, M. Spektroskopi Foerier Transform Infra Red dengan metode Reflektansi (ATR-FTIR) pada Optimasi Pengkuran Sprektrum Vibrasi Vitamin C. 1, 39–43 (2018).

Odeh, A. O. Qualitative and quantitative ATR-FTIR analysis and its application to coal char of different ranks. J. Fuel Chem. Technol. 43, 129–137 (2015).




DOI: http://dx.doi.org/10.31266/at.v35i1.6047

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Arena Tekstil indexed by:

Science and Technology Index  Dimensions

 Garba Rujukan Digital (GARUDA)


Copyright Arena Tekstil (E-ISSN: 2548-7264, P-ISSN: 0518-4010)

Published by: BALAI BESAR TEKSTIL, Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 390, Bandung.

Creative Commons License