KARAKTERISASI PLASMA LUCUTAN PIJAR KORONA POSITIF PADA KONDISI ATMOSFER DENGAN KONFIGURASI ELEKTRODA TITIK BIDANG DAN PENGARUHNYA TERHADAP KAIN SUTRA ALAM (BOMBYX MORI)

Mahendra Kusuma Nugraha, Zaenul Muhlisin, Pandji Triadyaksa

Abstract


Eksperimen pembangkitan plasma lucutan pijar korona telah dilakukan dengan menggunakan konfigurasi elektroda titik dan bidang. Kondisi plasma lucutan pijar korona terbentuk secara optimal pada jarak antar elektroda (d) setinggi 2,1 cm dan 2,4 cm dan arus saturasi (Is) terukur sebesar 0,75 mA dan 1,0 mA. Kondisi tersebut digunakan sebagai dua karakteristik lucutan yang digunakan dalam tahap perlakuan sampel kain sutra alam (Bombyx mori). Pengujian sifat mekanis pada sampel kain sutra alam dengan perlakuan plasma menunjukkan nilai ketahanan jebol yang menurun dibandingkan nilai ketahanan jebol pada sampel kain sutra alam tanpa perlakuan. Pengujian kekuatan serap zat cair (akuades) pada sampel kain sutra alam dengan perlakuan plasma menunjukkan nilai rerata waktu serap (τ) yang lebih singkat dibandingkan nilai τ pada sampel kain sutra tanpa perlakuan. Pada kedua tahap tersebut, pengoptimalan maksimum dari nilai ketahanan jebol dan daya serap zat cair (akuades) dicapai pada jarak antar elektroda (d) setinggi 2,1 cm, arus saturasi (Is) sebesar 0,75 mA dan waktu perlakuan selama 30 menit. Pengujian sifat mikroskopik membuktikan bahwa dengan adanya perubahan struktur permukaan pada sampel cukup berpengaruh terhadap nilai ketahanan jebol dan rerata waktu penyerapan zat cair (akuades) yang dimiliki.  Hasil pengujian pada tahap ini juga menyatakan bahwa tidak ada penambahan jenis baru dari gugus fungsi terkandung pada sampel kain sutra alam yang diberi perlakuan plasma.



Keywords


plasma lucutan pijar korona positif; kain sutra alam; nilai ketahanan jebol; daya serap zat cair; sifat mikroskopik

Full Text:

PDF

References


S. A. Dar, R. Akhter, and S. N. Geelani, “Impact of sericulture industry on Jammu and Kashmir Economy : (With Special reference to District Baramulla),” Int. J. Multidiscip. Educ. Res., 2(2), 60–64 (2017).

D. (IPB/ D. I. E. Gustiani and P. (IPB/ D. I. E. Hutagaol, “Analisis Keunggulan Komparatif dan Kompetitif Kain Tenun Sutera Produksi Kabupaten Garut (Studi Kasus pada Perusahaan PT. Aman Sahuri) di Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat)),” J. Agribisnnis dan Ekon. Pertan., 3(2), 58–68 (2009).

M. Nurhaedah and A. R. H. Bisjoe, “Budidaya Ulat Sutera di Desa Sudu, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan,” J. Penelit. Hutan Tanam., 10(4), 229–239 (2013).

A. W. Sana, E. Novarini, U. Prayudie, and R. Marlina, “Studi Penggunaan Mesin Pencelupan Sistem Jet Tie Soft Flow untuk Pencelupan Kain Poliester dan Kain Rayon,” Arena Tekst., 30(1), 1–12 (2015).

H. Christian, E. Suwito, T. A. Ferdian, T. Setiadi, and S. H. Suhardi, “Kemampuan Pengolahan Warna Limbah Tekstil oleh Berbagai Jenis Fungi dalam Suatu Bioreaktor,” Semin. Nas. Fundam. dan Apl. Tek. Kim., no. November, 1–6 (2007).

A. I. Susan, M. Widodo, and M. Nur, “Corona Glow Discharge Plasma Treatment for Hidrophylicity Improvement of Polyester and Cotton Fabrics,” IOP Conf. Ser. Mater. Sci. Eng., 214(1), 1–10 (2017).

P. Ma, “Sizing and dyeing property improvement of cotton fabric treated with corona discharge,” Asian J. Chem., 24(9), 3833–3836 (2012).

A. Sjaifudin T. and K. H. Sitohang, “Rancang Bangun Prototipe Mesin Plasma Tekstil Lucutan Korona Pada Tekanan Atmosfer Skala Laboratorium,” Arena Tekst., 30(1), 25–36 (2015).

M. Radetic, P. Jovancic, N. Puac, and Z. L. Petrovic, “Environmental impact of plasma application to textiles,” J. Phys. Conf. Ser., 71(1), 1–11 (2007).

R. Shishoo, Ed., Plasma technologies for textiles, I. Washington, DC: Woodhead Publishing Limited and CRC Press LLC, (2007).

H. S. Dachlan, M. Dhofir, and V. Fernanda, “Pengaruh Sudut Keruncingan Dan Diameter Finial Franklin Terhadap Distribusi Medan Listrik Dan Tingkat Tegangan Tembus,” J. EECCIS, II(1), 1–10 (2008).

H. Conrads and M. Schmidt, “Plasma generation and plasma sources,” Plasma Sources Sci. Technol., 9(4), 441–454 (2000).

R. A. Wolf, Atmospheric Pressure Plasma for Surface Modification, I. Canada: Scrivener Publishing LLC, (2013).

F. Fitriani, M. Nur, and F. Arianto, “Karakteristik plasma lucutan berpenghalang dielektrik isian gas Nitrogen,” Youngster Phys. J., 6(3), 229–234 (2017).

N. V. Bhat, an Netravali, av Gore, mp Sathianarayanan, ga Arolkar, and rr Deshmukh, “Surface modification of cotton fabrics using plasma technology,” Text. Res. J., 81(10), 1014–1026 (2011).

B. Ghimire, D. P. Subedi, and R. Khanal, “Improvement of wettability and absorbancy of textile using atmospheric pressure dielectric barrier discharge,” AIP Adv., 7(8), 2017.

A. Zainal Abidin, G. Susanto, and Puspasari, “Sintesis dan Karakterisasi Polimer Superabsorban dari Akrilamida,” Kelompok Keahlian Peranc. dan Pengemb. Prod. Tek. Kim., 2–11 (2012).

A. M. Shoushtari, A. Haji, and A. Jafari, “Surface Modification of Polypropylene Nonwoven Fabric with Plasma Activation and Grafting,” 1 no. October 2010, 410–414 (2015).

D. M. De Oliveira, M. O. Hilário Cioffi, K. C. C. De Carvalho Benini, and H. J. Cornelis Voorwald, “Effects of plasma treatment on the sorption properties of coconut fibers,” Procedia Eng., 200, 357–364 (2017).

Y. Akishev, M. Grushin, V. Karalnik, I. Kochetov, A. Napartovich, and N. Trushkin, “Generation of atmospheric pressure non-thermal plasma by diffusive and constricted discharges in air and nitrogen at the rest and flow,” J. Phys. Conf. Ser., 257(012014), 1–12 (2010).




DOI: http://dx.doi.org/10.31266/at.v34i1.4980

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Arena Tekstil indexed by:

Science and Technology Index  Dimensions

 Garba Rujukan Digital (GARUDA)


Copyright Arena Tekstil (E-ISSN: 2548-7264, P-ISSN: 0518-4010)

Published by: BALAI BESAR TEKSTIL, Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 390, Bandung.

Creative Commons License