PRODUKSI DAN KARAKTERISASI GUM XANTHAN DARI AMPAS TAHU SEBAGAI PENGENTAL PADA PROSES TEKSTIL

Srie Gustiani, Qomarudin Helmy, Cica Kasipah, Eva Novarini

Abstract


Pada proses pencapan tekstil diperlukan zat pembantu berupa pengental untuk menghantarkan warna pada kain. Beberapa pengental alam dapat digunakan untuk proses pencapan tersebut salah satu diantaranya adalan gum xanthan. Gum xanthan dapat diperoleh dari aktivitas mikroorganisme dengan diberikan nutrisi yang mencukupi untuk pertumbuhannya, seperti sumber karbon dan nitrogen. Sumber karbon dapat diperoleh dari ampas tahu sisa dari kegiatan industri pembuatan tahu. Pada penelitian ini, digunakan ampas tahu sisa dari proses pembuatan tahu di industri tahu rumahan, sebagai substrat dalam produksi gum xanthan oleh bakteri Xanthomonas campestris. Gum xanthan yang dihasilkan dicoba sebagai pengental pada proses tekstil dengan melihat sifat-sifat dari pengental diantaranya viskositas, dilihat gugus-gugus fungsional gum xanthan dengan analisis FTIR, melihat morfologi gum xanthan serbuk menggunakan SEM, kadar air, kadar abu, derajat putih dan kekakuan kain. Hasil dari Penelitian ini diperoleh gum xanthan sebanyak 35 g/L pada kondisi konsentrasi tepung ampas tahu sebanyak 2% (b/v), penambahan sukrosa 1% (b/v), volume kultur bakteri Xanthomonas campestris sebanyak 20% (v/v) dan proses fermentasi yang dilakukan selama 5 hari. Dari hasil tersebut membuktikan bahwa bakteri Xanthomonas campestris mampu mengkonversi gula menjadi gum xanthan maksimal sebesar 87,5%. Dari hasil karaktisasi derajat putih dan kekakuan kain, gum xanthan dari tepung ampas tahu dapat digunakan sebagai pengental pada proses tekstil baik untuk serat sintetis maupun serat alam.


Keywords


gum xanthan; ampas tahu; Xanthomonas campestris; pengental; pencapan tekstil

Full Text:

PDF

References


Sworn, G., Danisco, F. S. A. S. dan France. Xanthan Gum. Handbook of Hydrocolloids. 186-203 (2010).

Chaplin,M.Pectin.http://www.Isbu.ac.uk/water/hbond.html South Bank University. London. (2003).

K. Infee, Sherley dan R.D. Priyadharshini, Review on production of xanthan gum in batch and continuous reactors. International Journal of ChemTech Research. 8 (2), 711-717 (2015).

Rosalam, S. dan England, R. Review of xanthan gum production from unmodified starches by Xanthomonas campestris sp. Enzyme Microb Technol. 39, 197-207 (2006).

Moshaf, S., Hamidi-Esfahani, Z. dan Azizi, M.H. Statistical optimization of xanthan gum Production and influence of airflow rates in lab-scale fermentor. Applied Food Biotechnology. 1 (1), 17-24 (2014).

Asri Maulina. Studi pembuatan gum xanthan dari ampas tahu menggunakan Xanthomonas campestris (kajian konsentrasi kultur dan penambahan gula). SKRIPSI. Program studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (2014).

Sumirat, C. D. Optimasi produksi gum xanthan oleh isolate bakteri Xh. C pada media fermentasi dengan sumber karbon tepung ampas tahu. Skripsi. Program studi biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN SUNAN KALIJAGA Yogyakarta (2015).

Sukamto, Perbaikan tekstur dan sifat organoleptik roti yang dibuat dari bahan baku tepung jagung dimodifikasi oleh gum xanthan. Agrika, 4 (1), 54-59 2010.

Jeeva, S., T.S. Mohan, A. Palavesan, N.C.J.P Lekshmi, and J.R. Brindha. Production and optimizion study of novel ekstracelluler polysaccharide by wild-type isolates of Xanthomonas campestris. J. Mikrobila. Biotech.Res., 1, 175-182. Indian (2011).

Zubaidi, Masitoh, E. dan Waluyo, N. 2004. Penelitian pengental berbasis sumber daya alam untuk pencapan zat warna procion red H. Arena Tekstil. 19(1), 1–38 (2004).

Bajaj, P., Goyal, M. dan Chavan, Synthetic Thickeners in Textile Printing: A Critique. Macromol Chem Phys. C33 (3), 321-348 (2006).

Rizqa, A., Elisa, J. dan Ridwanysah. Karakterisasi fisikokimia tepung komposit berbahan dasar beras, ubi jalar, kentang, kedelai dan xanthan gum. J. Rekayasa Pangan dan Pert., 2 (2) (2014).

Kedar, A. J. dan Bholay, D. A. Dr. Ecofriendly biosynthesis of xanthan gum by Xanthomonas campestris. World Journal of pharmacy and pharmaceutical sciences. 3 (7), 1341-1355 (2014).

Palaniraj, A. dan Jayaraman, V. Production, recovery and applications of xanthan gum by Xanthomonas campestris. Journal of Food Engineering. 106, 1-2 (2011).

Ellya Sinurat dan Murdinah. Aplikasi alginat sebagai bahan pengental pada pencapan batik. Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi




DOI: http://dx.doi.org/10.31266/at.v32i2.3528

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Arena Tekstil indexed by:

Science and Technology Index  Dimensions

 Garba Rujukan Digital (GARUDA)


Copyright Arena Tekstil (E-ISSN: 2548-7264, P-ISSN: 0518-4010)

Published by: BALAI BESAR TEKSTIL, Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 390, Bandung.

Creative Commons License