Isolasi, Uji Aktifitas Antibakteri dan Identifikasi Senyawa Aktif Kapang Endofit dari Tanaman Belimbing Manis (Averrhoa carambola L.)

Trisanti Anindyawati, Priadi Dody

Abstract


ABSTRAK: Tanaman belimbing (Averrhoa carambola) memiliki potensi farmakologis, antara lain sebagai senyawa antimikroba. Kapang endofit isolat A 1.1 yang diisolasi dari ranting tanaman belimbing, diuji potensinya sebagai antibakteri terhadap Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus dan Eschericia coli. Uji antibakteri dilakukan dengan metoda difusi cakram. Analisis GC-MS dilakukan terhadap ekstrak etil asetat kapang endofit A 1.1 untuk identifikasi komponen kimianya. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat dan ekstrak kloroform mampu menghambat pertumbuhan bakteri uji. Ekstrak etil asetat mempunyai aktivitas DDH (7,5 mm) lebih besar dibanding ekstrak kloroform (6,10 mm) terhadap B. subtilis. Hasil analisis GC-MS menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat kapang endofit A 1.1 mengandung 17 komponen kimia. Komponen utamanya adalah 1-Octadecene, 1-Dococene dan 1-Hexadecene.

Keywords


A. carambola; kapang endofit; antibakteri; identifikasi

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.32765/warta%20ihp.v34i1.4065

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Warta Industri Hasil Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Our journal indexed by:


Copyright © Balai Besar Industri Agro, 2018. Powered By OJS 

Theme design credited to MEV edited by Warta IHP

Creative Commons License   
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License