Peran Investasi pada Sektor Industri Makanan dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Nasional

Jekson Simanjuntak

Abstract


Dalam lima tahun terakhir belum diketahui secara akurat peran investasi dalam menciptakan Nilai Tambah Bruto (NTB) dan penyerapan tenaga kerja dalam sektor industri makanan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis berapa besar peran investasi sektor industri makanan dalam menciptakan 1) NTB, 2) penyerapan tenaga kerja, 3) import content, dan 4) indeks backward linkage dan forward linkage. Data diolah dengan Tabel I-O pada 66 sektor industri dengan tahun dasar 2010. Investasi di sektor industri makanan periode 2007–2011 rata-rata sebesar Rp 12,39 triliun per tahun, terbukti dapat menciptakan NTB riil sebesar Rp 4,22 triliun juta per tahun di sektor bersangkutan, dengan elastisitas investasi terhadap NTB sebesar 1,77.  Investasi tersebut berperan menciptakan penyerapan tenaga kerja sebanyak 49.158 orang per tahun, dengan elastisitas penyerapan tenaga kerja sebesar 0,98.  Import content di sektor bersangkutan sebesar 5,92% dengan nilai sebesar Rp 993.934.000.000,- per tahun. Peran investasi di sektor industri makanan berkontribusi besar terhadap pendapatan nasional dan ketenagakerjaan, yang berimplikasi cukup baik pada ketahanan nasional. Namun demikian, import content yang relatif cukup besar bila tidak dicermati dapat memperlemah ketahanan nasional.

Keywords


investasi; NTB; penyerapan tenaga kerja; import content

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.32765/warta%20ihp.v31i02.2612

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Warta Industri Hasil Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Our journal indexed by:


Copyright © Balai Besar Industri Agro, 2018. Powered By OJS 

Theme design credited to MEV edited by Warta IHP

Creative Commons License   
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License