Mempelajari Kinerja Alat Pengasap Ikan Tipe Cabinet dan Pengaruhnya terhadap Mutu Ikan Asap

Eko Susanto

Abstract


Cara pengolahan ikan asap di industri kecil menengah sangat sederhana yakni dengan cara pengasapan langsung tanpa alat pengasapan dengan hasil ikan asap yang tidak memenuhi persyaratan dan daya simpannya rendah. Penelitian pengasapan ini dilakukan untuk identifikasi kinerja karakteristik alat pengering dan melihat pengaruh kondisi pengasapan dan pengemasan terhadap daya simpan ikan asap semi basah. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki masa simpan ikan asap semi basah dimana kadar air maksimum adalah 60%. Pengasapan dilakukan menggunakan tempurung kelapa dan arang tempurung kelapa. Suhu alat pengasap dapat mencapai suhu 1050C tergantung dari jumlah bahan bakar dan yang dipakai.  Suhu dan waktu pengasapan sangat berpengaruh terhadap laju penguapan air dalam ikan asap.  Pengasapan pada suhu 800C membutuhkan waktu minimal 4 jam untuk mencapai kadar air < 60% dari bahan baku ikan yang berkadar air 70,74% menghasilkan ikan asap yang lebih tahan lama. Waktu pengasapan sampai 8 jam.

Keywords


pengasapan panas; alat pengasap tipe kabinet; karakteristik; ikan asap; mutu; kinerja

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.32765/warta%20ihp.v31i01.2601

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Warta Industri Hasil Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Our journal indexed by:


Copyright © Balai Besar Industri Agro, 2018. Powered By OJS 

Theme design credited to MEV edited by Warta IHP

Creative Commons License   
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License