Memperlambat Kematangan Pisang

Endah Djubaedah, Sardjono -, Mieke Meiyanti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh cara pengawetan pisang segar yang dapat diterapkan pada petani atau pedagang pisang di Indoneisa, sehingga dapat dipasarkan ke daerah yang lebih luas dan tetap dalam keadaan segar.

Dalam penelitian ini digunakan pisng Ambon dengan bahan pengawet Kalium permanganate (KMnO4) dan bata merah sebagai medium. Konsentarsi (KMnO4 yang digunakan adalah 1%, 1,5%, 2% dan 2,5%. Unuk tiap 1,5 kg pisang digunakan 30 ml larutan KMnO4. Pisang dipanen kira-kira 140-150 hari sejak keluar bunga.

Perlakuan terbaik diperoleh dengan konsentrasi KMn)4 1,5% dengan waktu penyimpanan 14 hari. Setelah penyimpanan 14 ahri pisang segera dikeluarkan dari kantong plastic dan akan mengalami proses pematangan secara normal.

Warna hijau kulit pisang dapat dipertahankan sampai 28 hari tetapi daging buah menjadi empuk dan bagian keratin sisir ditumbuhi jamur.

Keywords


pisang; pengawetan; kalium permanganat; bata merah

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.32765/warta%20ihp.v2i01.2148

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Warta Industri Hasil Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Our journal indexed by:


Copyright © Balai Besar Industri Agro, 2018. Powered By OJS 

Theme design credited to MEV edited by Warta IHP

Creative Commons License   
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License