KONVERSI LIMBAH PLASTIK JENIS EXPANDED POLYSTYRENE MENJADI BAHAN BAKAR CAIR DENGAN PROSES PERENGKAHAN KATALITIK

Selpiana Selpiana, Prahady Susmanto, Lia Cundari, Rizka Wulandari Putri, Omar Ibrahim, Dedek Oktari

Abstract


Penggunaan plastik di masyarakat semakin meningkat karena plastik memiliki banyak manfaat, diantaranya dapat digunaakan dalam waktu lama, tidak menyerap air, strukturnya ringan dan tidak mudah bocor. Hal tersebut disebabkan oleh plastik  memiliki kerapatan molekul yang tinggi. Penggunaan plastik yang tinggi ini mengakibatkan dampak lingkungan dan kesehatan karena plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat terurai secara alami sehingga mengakibatkan penumpukan produksi sampah plastik. Perengkahan limbah plastik dengan bantuan katalis merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengurangi dampak negatif limbah plastik. Pada penelitian ini digunakan Cu-Al2O3sebagai katalis dengan variasi temperatur mulai dari 150 oC hingga 300 oC dan variasi waktu perengkahan mulai dari 30 menit hingga 180 menit. Produk cair dari proses perengkahan ini dilakukan analisa viskositas dan densitas untuk mengidentifikasi sifat fisiknya. Nilai viskositas terbaik yaitu 0,9971 mm2/s diperoleh pada temperatur 250 oC dan waktu perengkahan 150 menit. Sedangkan untuk nilai densitas terbaik yaitu 6,29 lb/gal diperoleh pada temperatur 250 oC dan waktu 120 menit.

 


Keywords


Limbah plastik, perengkahan katalitik, Cu-Al2O3, Bahan Bakar Cair

References


Bahruddin, dkk. (2006), Penentuan Cloud Point dari Campuran Sampah Plastik Polipropilena dengan Bahan Bakar Diesel, Seminar nasional Teknik Kimia Indonesia.

Beyene, H.D., (2014) Recycling of Plastic Waste into Fuels, A Review, International Journal of Science, Technology and Society, 2(6): 190-195.

D. Houshmand., B. Roozbehani., A. Badakhshan., (2013), Thermal and Catalytic Degradation of Polystyrene with a Novel Catalyst, Int. J Sci. Emerging Tech, 5(1): 234-236.

Husni. H dan Syamsudin Y, (2010), Pembuatan Katalis Cu/ZnO/Al2O3 untuk Proses Steam Reforming Metanol menjadi Hidrogen sebagai Bahan Bakar Alternatif. Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan, 7(3), 98-104.

B. Kunwar, et al., (2016), Plastics to fuel: a review, Renew. Sustain. Energy Rev., vol. 54, pp. 421–428.

Parashar, et al., (2013), Recycling of Polystyrene using Hidrotalcite as Degradation Catalyst, International Journal of Modern Engineering and Management Research, 1(3): 53-56.

Rachmawati. Q and Herumurti W, (2015), Pengolahan sampah secara pirolisis dengan variasi komposisi sampah dan jenis plastic, Jurnal Teknik ITS, 4(1): D27-D29.

Rosiansono, dkk. 2007. “Pembuatan, Karakterisasi dan Uji Aktivitas Katalis NiMo/Z dan NiMo/Z-Nb2O5 pada Reaksi Hidrorengah Fraksi Sampah Plastik menjadi Fraksi Bensin”. Berkala Mipa 17(2): 43-53.

Sarker. M et al., (2012), Polystyrene (PS) waste Plastic Conversion into Aviation/Kerosene Category of Fuel by Using Fractional Column Distillation Process, International Journal Enargy and Environment, 3(6): 871-880.

Sarker, M and Rashid M.M, (2013), Production of Aromatic Hydrocarbons Related Kerosene Fuel from Polystyrene and Polypropylene Waste Plastics Mixture by Fractional Distillation, International Journal of Applied Chemical Sciences Research, 1(2): 10-23.

Selpiana et al, (2019:a), The conversion of expanded polystyrene waste to liquid fuel using Cu-Al2O3 by the thermal catalytic cracking process, J. Phys.: Conf. Ser, 1282(012081): 1-6.

Selpiana et al, (2019:b), Physical properties analysis of the liquid produced by polystyrene pyrolysis, J. Phys.: Conf. Ser, 1282(012072): 1-5.

Surono dan Budi. U, (2013), Berbagai Metode Konversi Sampah Plastik menjadi Bahan Bakar Minyak, Jurnal Teknik, 3(1): 32-39.




DOI: http://dx.doi.org/10.28959/jdpi.v30i2.5592

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Dinamika Penelitian Industri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.