KANDUNGAN LOGAM BERAT Pb DAN Cd PADA IKAN DI TELUK AMBON DALAM DAN PERHITUNGAN MAXIMUM TOLERABLE INTAKE

Sugeng Hadinoto, Noor M. Setyadewi

Abstract


Ikan sebagai salah satu biota air dapat dijadikan sebagai salah satu indikator tingkat pencemaran oleh logam berat yang terjadi di dalam perairan. Tubuh ikan dapat berfungsi sebagai indikator terjadinya suatu pencemaran dalam lingkungan, jika dalam tubuh ikan tersebut terkandung kadar logam berat yang tinggi dan melebihi batas normal yang telah ditentukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi logam berat Pb dan Cd pada ikan di Teluk Ambon Dalam serta mengetahui batas maksimum konsumsi mingguan pada ikan yang terpapar logam berat Pb dan Cd. Sampel ikan diambil dari perairan Desa Galala, Teluk Ambon Dalam. Sampel yang diperoleh dianalisis menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan kandungan logam berat Pb pada ikan berkisar antara 0,0252-0,0826 ppm; Cd berkisar antara 0,0001-0,0041 ppm. Perhitungan nilai BCF menunjukkan akumulasi logam berat Pb dan Cd pada ikan masih tergolong rendah, yaitu antara 9,33-30,59 untuk logam berat Pb dan 0,25-10,25 untuk logam berat Cd. Batas maksimum toleransi logam berat Pb dan Cd dalam daging ikan yang dikonsumsi selama satu minggu untuk orang dewasa (berat badan 60 kg) masing-masing 18,16-59,52 kg/minggu (Pb) dan 102,44-4200 kg/minggu (Cd). Sedangkan konsumsi daging ikan untuk anak-anak (berat badan 15 kg) adalah 4,54-14,88 kg/minggu (Pb) dan 25,61-1050,00 kg/minggu (Cd). Nilai konsentrasi logam berat Pb dan Cd pada ikan masih berada di bawah standar yang sudah ditetapkan berdasarkan SNI 7387:2009.

Keywords


ikan; logam berat; pencemaran

Full Text:

PDF

References


Anand, S.J.S., 1978. “Determination Of Mercury, Arsenic, and Cadmium In Fish By Neutron Activation”. Jounal of Radioanalytical Chemistry, 44 -101.

APHA, 1992. “Standart Method for The Examination of Water and Wastewater 18th edition”. Washington, 2552 p.

Arnot, J.A., and Gobas, F.A.P.C., 2006. “A review of bioconcentration factor (BCF) and bioaccumulation factor (BAF) assessments for organic chemicals in aquatic organisms”. Environmental Reviews 14(4), 257-297.

Canli, M., and Kalay, M., 1998. “Levels of Heavy Metals (Cd, Pb, Cu, Cr and Ni) in Tissue of Cyprinus carpio, Barbus capito and Chondrostoma regium from The Seyhan River, Turkey”. J of Zoology 22, 149-157.

Chi, Q., Guang-wei, Z., and Langdom, A., 2007. “Bioaccumulation of Heavy Metals in Fishes From Tailu Lake China”. Journal of Environmental Sciences 19(12),1500-1502.

Connell, D.W., and Miller, G.J., 2006. “Kimia dan Ekotoksikologi Pencemaran”. Y. Koestoer (Penerjemah). Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Cullen, G., Dines, A., and Kolev, S., 2005. “Lead IPCS INTOX-Data bank”. London: National Poison Information Service.

Darmono, 2008. “Lingkungan Hidup dan Pencemaran: Hubungannya Dengan Toksikologi Senyawa Logam”. Jakarta: UI Press.

Endrinaldi, 2009. “Logam-logam berat pencemar lingkungan dan efek terhadap manusia”. Jurnal Kesehatan Masyarakat 4(1), 42–46.

FAO/WHO, 2004. “Summary of Evaluations Performed by the Joint FAO/WHO Expert Commitee on Food Additives (JECFA 1956-2003)”. Washington: ILSI Press International Life Sciences Institute.

Gemilang, W.A., Rahmawan, G.A., dan Wisha, U.J., 2017. “Kualitas Perairan Teluk Ambon Dalam Berdasarkan Parameter Fisika dan Kimia Pada Musim Peralihan I”. Enviro Scienteae 13(1), 79-90.

Haryoto dan Wibowo, A., 2004. “Kinetika Bioakumulasi Logam Berat Kadmium oleh Fitoplankton Chlorella sp Lingkungan Perairan Laut”. Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi 5(2), 89-103.

Hidayah, Miftakhul A, Purwanto, dan Soeprobowati, T.R., 2014. “Biokonsentrasi faktor logam berat Pb, Cd, Cr dan Cu pada ikan nila (Oreochromis niloticus Linn.) di karamba Danau Rawa Pening”. Bioma : Berkala Ilmiah Biologi 16(1), 1–9.

Hutagalung, H.P., Setiapermana, D., dan Riyono, S.H., 1997. “Metode Analisis Air Laut, Sedimen dan Biota, Buku 2”. Jakarta: Puslitbang Oseanologi LIPI.

Ismarti, S., 2016. “Pencemaran logam berat di perairan dan efeknya pada kesehatan manusia”. OPINI. 1(4),1–11.

Juberg, D.R., Kleiman, C.F., and Kwan, S.C., 1977. “Lead and Human Health”. New York: American Council on Science and Health.

Oginawati, K., 2008. “Sanitasi Makanan dan Minuman”. Bandung: Penerbit Institut Teknologi Bandung Press.

Prasetio, A.B., Albasri, H., dan Rasidi, 2010. “Perkembangan Budidaya Bandeng di Pantai Utara Jawa Tengah (Studi Kasus: Kendal, Pati dan Pekalongan)”. Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur. Pusat Riset Perikanan Budidaya. Jakarta. Hal. 123-137.

Priyanto, N., Dwiyitno, dan Ariyani, F., 2008. “Kandungan Logam Berat (Hg, Pb, Cd dan Cu) Pada Ikan, Air dan Sedimen DI Waduk Cirata, Jawa Barat”. Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan 3(1), 69-78.

Purnomo, T., dan Muchyiddin, 2007. “Analisis Kandungan Timbal (Pb) pada Ikan Bandeng (Chanos chanos Forsk.) di Tambak Kecamatan Gresik”. Jurnal Neptunus 14(1), 68-77.

Rahde, A.F., 1991. “Lead Inorganic”. IPCS INCHEM.

Rumahlatu, D., 2011. “Konsentrasi Logam Berat Kadmium Pada Air, Sedimen dan Deadema setosum (Echinodermata, Echinoidea) di Perairan Pulau Ambon”. Ilmu Kelautan 16(2), 78-85.

Supriyanto, C., Samin, Kamal, Z., 2007. “Analisis Cemaran Logam Berat Pb, Cu dan Pb Pada Ikan Air Tawar Dengan Metode Spektrometri Nyala Serapan Atom (SSA)”. Seminar Nasional III SDM Teknologi Nuklir 21-22 November 2007, Yogyakarta. 147-152.

Turkmen, M., Turkmen, A., and Tepe, Y., 2008. “Metal contaminations in five fish speciesfrom black, marmara, aegean, and Mediteranean Sea, Turkey”. Journal Chil Chem Soc 53(1), 1435-1439.

Ulfin, I., 2001. “Penyerapan Logam Berat Timbal dan Cadmium dalam Larutan oleh Kayu Apu (Pistia stratiotes L)”. Majalah KAPPA 2 (1), Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh November.

Wiryawan, B., Marsjen, B., Susanto, H.A., Mahi, A.K., Ahmad, M., dan Poepitasari, H., 1999. “Atlas Sumberdaya Wilayah Pesisir Lampung”. Bandar Lampung: Pemda Tk I Lampung- CRMP Lampung.

Yuniastuti, A., 2008. “Gizi dan Kesehatan”. Yogyakarta: Graha Ilmu.




DOI: http://dx.doi.org/10.29360/mb.v16i1.5778

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Majalah BIAM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Jurnal Ilmiah Terakreditasi KEMENRISTEKDIKTI

Peringkat 3 (Vol. 13 No. 1  2017 sampai Vol. 17 No. 2  2021)

p-ISSN: 0215-1464 | e-ISSN: 2548-4842

Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Jl. Kebun Cengkeh Batu Merah Ambon 97128

e-mail: buletin.biam@gmail.com  



Majalah BIAM Indexed by:

  

Indonesian Scientific Journal Database (ISJD)Google Scholar

Crossref

 

             

 

Copyright of Majalah BIAM  (p-ISSN 0215-1464| e-ISSN 2548-4842). Powered by OJS, Theme design credited to MEV edited by maj.biam