AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT ALGA HIJAU SILPAU (Dictyosphaeria versluysii) TERHADAP BAKTERI E. coli, P. aeruginosa DAN S. aureus

Mozes S.Y. Radiena, Trijunianto Moniharapon, Beni Setha

Abstract


Rumput laut merupakan tumbuhan laut yang berpotensi sebagai sumber pangan dan obat-obatan. Dalam industri pangan, produk formulasi rumput laut digunakan untuk makanan campuran kemasan kaleng, roti, bakso, nugget, jeli, sirup, susu kental, ice cream, yoghurt, dan lain-lain. Dalam industri non-pangan, bahan ini dapat digunakan untuk industri cat, tekstil, pasta gigi, kosmetik (lotion, masker, cream wajah, lulur, sabun, sampo) dan farmasi (cangkang kapsul). Silpau merupakan salah satu jenis alga hijau yang hidup menempel pada substrat batu karang dan tidak tergolong tumbuhan musiman, sehingga tersedia setiap saat. Masyarakat lokal sering mengolahnya menjadi sayur gudangan atau colo-colo (makanan khas Maluku). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etil asetat alga hijau D. versluysii terhadap bakteri E. coli, P. aeruginosa dan S. aureus. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu pengambilan dan preparasi sampel, ekstraksi, fitokimia, pengujian aktivitas antibakteri. Metode analisa data yang digunakan dalam penelitan yaitu metode uji deskriptif. Hasil uji fitokimia alga hijau silpau D. versluysii mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, steroid, terpenoid, fenol, dan saponin. Hasil uji zona hambat menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat alga hijau silpau D. versluysii memiliki aktivitas daya hambat terhadap ketiga bakteri (E. coli, P. aeruginosa, dan S. aureus).


Keywords


alga hijau silpau, ekstraksi, fitokimia, antibakteri

Full Text:

PDF

References


Ayu, K.C. 2004. Studi Aktifitas Antioksidan dan Antibakteri Pada 10 Merk Teh Hijau yang Beredar Di Pasaran Kota Malang, Skripsi Mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya. Malang.

Branen, A. L., P. M. Davidson, 1993. Antimicrobials in Foods. Marcel Dekker, inc., New York

Carson, C.F, Riley T.Y. 1995. Antimicrobial Activity of the Mayor Components of the Essential Oil of Melaleuca alternifolia. J Appl Bacteriol. 78 : 264-269.

David dan Stout. 1971. Disc Plate Method of Microbiological Antibiotic Assay. Journal of Microbiological. Vol 22 No 4.

Duraikannu K, Shameem RK, Anithajothi R, Umagowsalya G, Ramakritinan CM. 2014. In-vivo anticancer activity of red algae (Gelidiela acerosa and Acanthophora spicifera). International Journal of Pharmaceutical Sciences and Research. 5(8): 3347-3352.

Fardiaz, S. 1989. Mikrobiologi Pangan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Pusat Antar Universitas, IPB. Bogor

Farasat M, Nejad RAK, Nabavi SMB, Namjooyan F. 2014. Antioxidant activity, total phenolics and flavonoid contents of some edible green seaweed from northern coasts of the Persian Gulf. Iranian Journal of Pharmaceutical Research. 13(1): 163-170.

Houghton, P.J. dan Raman, A. 1998. Laboratory Handbook for The Fractionation of Natural Extracts. London : Thomson Science.

Harborne, J.B. 2006. Metode Fitokimia: Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan (alih bahasa: Kosasih Padmawinata & Iwang Soediro). Penerbit ITB: Bandung.

Ji-Hyun O, Kim J, Lee Y. 2016. Anti-inflammatory and anti-diabetic effects of brown seaweeds in high-fat diet-induced obese mice. Nutrition Research and Practice. 10(1): 42-48.

Kelman, D., E. K. Posner, K. J. McDermid, N. K. Tabandera, P. R. Wright and A. D. Wright. 2012. Antioxidant Activity of Hawaiian Marine Algae. Marine Drugs, 10 : 403-416.

Jawetz, E. Melnick J. L., et al., 2005. Jakarta: EGC Jawetz, Melnick & Adelberg. Mikrobiologi Kedokteran.

Jawetz, Melnick, Adelberg. 2008. Mikrobiologi Kedokteran. (H. Hartanto, C. Rachman, A. Dimanti, A. Diani). Jakarta : EGC.p.199 – 200 : 233.

Mishra JK, Srinivas T, Madhusudan T, Sawhney S. 2016. Antibacterial activity of seaweed Halimeda opuntia from the coasts of South Andaman. Global Journal of Bio-science and Biotechnology. 5(3): 345-348.

Mayasari, E. (2015). Pseudomonas aeruginosa: Karakteristik, Infeksi dan Penanganan. Tersedia dalam: /http://Library.usu.ac.id/.

Oke J.M dan M.O Hamburger, 2002. Sreening of some Nigerian medical plants for antioxidant activity using DPPH radical. African J Biomed Ress. 2002:5:77-9.

online. Jurnal Pengolahan dan Biotek Hasil Perikanan.http://www.ejournal s1.undip.ac.id/index.php/jpbhp Vol. 5 No. 3 Th. 2016.

Pardiaz dan Nurhayati, 2006. Mikrobiologi Pangan. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Pelczar, Michael J., dan Chan, E. C. S. 1986. Dasar-Dasar Mikrobiologi, Universitas Indonesia, UI Press, Jakarta. 190-191.

Pelczar, M. J. dan Chan, E. C. S. 1988. Dasar-Dasar Mikrobiologi. UI Press. Jakarta.

Pereira RC, Gama BAP. 2008. Macroalga Chemical Defenses and Their Roles in Structuring Tropical Marine Communities. Di dalam: Amsler CD, editor. Algal Ch.

Poeloengan, Masniari., Pratiwi. 2010. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garnicia mangostanai Linn), (Online), (http ://digilib.litbang.depkes.go.id/files/disk1/74/jkpkbppk-gdl-grey-2011-masniaripo-3692-manggism-i.pdf), diakses 2 juli 2012.

Puspa, A. 2015. 12 Macam Alga Hijau di Perairan Indonesia. https://dosenbiologi.com/tumbuhan/macam-macam-alga-hijau. (14-01-2018).

Perez MJ, Falqué E, Domínguez H. 2016. Antimicrobial action of compounds from marine seaweed-a review. Marine Drugs. 14(52): 1-38.

Rumengan AP dan Mantiri, DA. 2015. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Alga (Dictyosphaeria cavernosa) di Perairan Teluk Manado. Jurnal LPPM Bidang Sains dan Teknologi Volume 2 Nomor 2 Oktober 2015, 71-77.

Sastrohamidjoyo, 1985. Spektroskopi. Liberti. Yogyakarta.

Sofia, L. 2006. Isolasi dan Uji Bioaktifitas Kandungan Kimia Utama Puding Merah dengan Metoda Uji Brie Shrimp.USU Respository@2006.

Sari D.K., 2008. Penapisan Antibakteri dan Inhibitor Topoisomerase I dari Xylocarpus granatum. Tesis. Pasca Sarjana. Institut Pertanian.

Willshaw GA, Cheasty T, Smith HR. 2000. Escherichia coli. Di dalam : Lund BM, Baird-Parker TC, Gould GW editors. The Microbiological safety and Quality of Food. Vol. II. Aspen Publishers, Inc. Gaithersburg, Maryland.




DOI: http://dx.doi.org/10.29360/mb.v15i1.5319

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Majalah BIAM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Jurnal Ilmiah Terakreditasi KEMENRISTEKDIKTI

Peringkat 3 (Vol. 13 No. 1  2017 sampai Vol. 17 No. 2  2021)

p-ISSN: 0215-1464 | e-ISSN: 2548-4842

Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Jl. Kebun Cengkeh Batu Merah Ambon 97128

e-mail: buletin.biam@gmail.com  



Majalah BIAM Indexed by:

  

Indonesian Scientific Journal Database (ISJD)Google Scholar

Crossref

 

             

 

Copyright of Majalah BIAM  (p-ISSN 0215-1464| e-ISSN 2548-4842). Powered by OJS, Theme design credited to MEV edited by maj.biam