PENGARUH WAKTU DAN pH FERMENTASI DALAM PRODUKSI BIOETANOL DARI RUMPUT LAUT EUcHEUMA cOTTONII MENGGUNAKAN ASOSIASI MIKROBA (Sacchromyces cerevisiae, Aspergilus Niger dan Zymomonas Mobilis)

Edward J. Dmpeipen, Riardi P. Dewa

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu dan pH fermentasi serta menentukan kadar etanol dalam produksi bioetanol dari rumput laut Eucheuma cotonii. Proses hidrolisis yang mengkonversi lignoselulosa dari rumput laut Eucheuma cotonii menjadi bioetanol dilakukan dengan menggunakan asosiasi mikroba Aspergillus niger, Zymomonas mobilis dan Sacchoromyces cerevisiae secara serempak. Metode penelitian dilakukan variasi
pH 3,5 ; 4,0 ; 4,5 ; 5,0 dan waktu fermentasi 4, 5, 6, 7, 8 hari. Konsentrasi bioetanol yang diperoleh adalah 5,65% pada kondisi pH 4,5 ; waktu 7 hari dan temperatur 380C.

Keywords


Asosiasi mikroba, Saccharomyces cerevisiae, Zymomonas mobilis, Aspergilus niger, Bioetanol

Full Text:

PDF

References


Ansyori. 2008. Etanol sebagai Bahan Bakar Alternatif, Erlangga, Jakarta

Arif J,Wusana A. W, Handayani, Indika A. 2009. Pembuatan Etanol Dari Jambu Mete Dengan Metode Fermentasi.

http://tk.uns.ac.id.Tanggal akses 17 November 2014.

Badger, P.C. 2002. Ethanol from cellulose. A general review p. 17-21. In J 8r ide’ and A. Whipkey (eds.), Trends in new crops and new uses. ASHS Press Alexandria, VA.

Broto S. K. 2010. Teknologi Pembuatan Etanol Berbasis Lignoselulosa Tumbuhan Tropis untuk Produksi Biogasoline. Laporan Akhir Program Intensif Peneliti dan Perekayasa LlPI.

Serpong.

Datta, R. 1981. Acidogenic fermentation of lignocellulose acid yield and conversion of components. Biotechnology and Bioengineering 23 (9): 2167-2170.

ESDM, 2012, “Laju Eksplorasi Minyak Cadangan Indonesia Sangat Tinggi”, http://www.esdm.go.id/berita/migas-laju-eksplorasi-cadangan-minyakindonesia-sangat-tinggi.

html tanggal akses: 6 Juni 2012

Euis H, Djumali M, Titi C S, Ono S, Bambang P.2010. Pemanfaatan Biomassa Lignoselulosa Ampas Tebu Untuk Produksi Bioetanol. Jurnal Litbang Pertanian, 29(4).

Fardiaz, S. 1992. Mikrobiologi Pangan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. PAU Pangan dan Gizi.Institut Pertanian Bogor. 119 pp.

Fauzi, A.F. 2011. Pemanfaatan Buah Pepaya (Carica papaya L.) Sebagai Bahan Baku Bioetanol dengan Proses Fermentasi dan Distilasi. (Skripsi). Program Diploma, Fakultas Teknik,

Universitas Diponegoro, Semarang, 75 hlm.

Gouveia, L, Oliveira A.C. 2008. Microalgae as a raw material for

biofuels production. J Ind Microbiol Biotechnol. 2009 Feb;36(2):269-74. doi: 10.1007/s10295-008-0495-6. Epub 2008 Nov 4.

Hamelinck, C. N, Hooijdonk, G. V, Faaij, A. P. 2005. Etanol from Lignocellulosic Biomass:TechnoEconomic Performance in Short, Middle, and Long-Term. Biomass and Bioenergy 28(4), 384–410.

Hambali, E. 2006. Partisipasi Perguruan Tinggi dalam Pengembangan Biodiesel di Indonesia, Jakarta, pp. 155-123.

Harvey, M.,&Pilgrim,S. 2010. Battles Over Biofuels in Europe: NGOs and The Politics of Markets. University of Essex, Sociological Research Online, 15(3):4-16

Indyah N. 2005. Prospek Pengembangan Biofuel Sebagai Subtitusi Bahan Bakar Minyak dan Teknologi Proses Produksi

Bioetanol. Jurnal Teknologi Proses.

Kadi, A., dan Atmadja,W.S. 1988. Rumput Laut (Algae) Jenis, Reproduksi, Produksi, Budidaya dan Pasca panen.

Puslitbang Oseanologi – LIPI, Jakarta : 71 pp.

Kadir, S. 2003. Karakteristik Nata de Coco dari Starter Ampas Nenas Melalui Penambahan Sukrosa dan Keasaman Medium. Journal Agroland 10 : 145–150

Mosier and Nathan. 2005. Features of Promising Technologies for Pretreatment of Lignocellulosic Biomass. Bioresource Technology 96 , pp. 673–686.

Murphy H. 1994. Pemanfaatan Kulit Buah Pisang untuk Produksi Enzim Selulase oleh Trichoderma viride, Aspergillus niger dan Aspergillus Oryzae. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Purwoko,T. 2009. Fisiologi Mikroba. Bumi Aksara, Jakarta

Rahmanto, L,M., dan Ambarwati. 2011.Pembuatan Bioetanol dari

bagase dengan Hidrolisis Enzim, dan Fermentasi menggunakan

Saccaromyces Cerevisae dan Zymomonas Mobili accharomyces

Jurusan Kimia, FMIPA Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Surabaya.

Retmonando. 2012. Pembuatan Bioetanol dari Biji Kelor (Moringa oliefera Lamk) dengan Metode Fermentasi Ragi (Saccharomyces cerevisiae). Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Palembang, 34 hlm.

Sinuraya.E,A. 2014. Produksi substrat fermentasi bioetanol (biofuel) dari makroalga Eucheuma cottonii melalui hidrolisis menggunakan asam. Skripsi Teknologi Industri, Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gajah Mada.

Soegiarto, A., Sulistijo, W. S. Atmadja dan H. Mubarak. 1991. Rumput laut (algae). Manfaat, potensi, dan usaha budidaya. Lembaga Oseanologi Nasional – LIPI. Jakarta: 61 halaman.

Soeprijanto, Ratnaningsih, T., dan Prasetyaningrum I., 2004, Biokonversi Selulose dari Limbah Tongkol Jagung Menjadi Glukosa Menggunakan Jamur Aspergilus niger, Fakultas

Teknik Kimia Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Sulistijo.1998. Pengaruh Salinitas Terhadap Pertumbuhan Zygote Rumput Laut Sargassum. Jour. Puslitbang Oseanologi-LIPI, Proceedings of the First Indonesian Seminar on Marine

Biotechnology, Jakarta pp. 273-283.

Syamsu, K., R. Puspitasari., dan H. Roliadi. 2012. Penggunaan Selulosa Mikrobial dari Nata De Cassava dan Sabut Kelapa Sebagai Pensubtitusi Selulosa Kayu Dalam Pembuatan

Kertas. E-Jurnal Agroindustri Indonesia 1 (2): 118-124.

Victor. 2010. Pembuatan Bioetanol dari Ubi Kayu (Manihot utilisima pohl) dengan Jamur Aspergillus awamori dan Ragi Saccharomyces cerevisiae. Fakultas Farmasi, Universitas

Sumatera Utara, Medan, 65 hlm.

Xiang. Y.Y, Qian. Lee, Par O. Pattersson, and W.T, Robert. 2003. Heterogeneous Aspects of Acid Hydrolysis of α-cellulase Applied. Biochemistry and Biotechnology. 107:1-3.

Yulianto, K., S. Wouthuyzen, Sulistijo dan D. Hindarti.2010. Percoban Produksi Alginat dengan Teknologi ’Meshsize

Filtration’ dan Potensi Bahan Baku Sargassum duplicatum J. Agardh Serta Usaha Budidayanya. UPT Loka Pengembangan Kompetensi SDM Oseanograf Pulau Pari, LIPI, Jakarta, 60 hlm.

Yuniarti. 2012. Pra Rancangan Pabrik Etanol dari Molasses. Jurusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro.

Zimbardi F. , E. Viola, A. Gallifuoco, I. De Bari, M. Cantarella, D. Barisa G. Braccio. 2002. Overview of The bioethanol production.Universita deg Studi de L Aquila.Dipartimento di Ingegneria Chimica e dei Materiali. Monteluco di Rojo.




DOI: http://dx.doi.org/10.29360/mb.v11i2.2051

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Majalah BIAM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Jurnal Ilmiah Terakreditasi KEMENRISTEKDIKTI

Peringkat 3 (Vol. 13 No. 1  2017 sampai Vol. 17 No. 2  2021)

p-ISSN: 0215-1464 | e-ISSN: 2548-4842

Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Jl. Kebun Cengkeh Batu Merah Ambon 97128

e-mail: buletin.biam@gmail.com  



Majalah BIAM Indexed by:

  

Indonesian Scientific Journal Database (ISJD)Google Scholar

Crossref

 

             

 

Copyright of Majalah BIAM  (p-ISSN 0215-1464| e-ISSN 2548-4842). Powered by OJS, Theme design credited to MEV edited by maj.biam