PENGARUH CARA PEMASAKAN DENGAN WAKTU YANG BERBEDA TERHADAP KOMPOSISI ASAM LEMAK OMEGA-3 IKAN LEMA (Rastrelliger kanagurta)

Louisiana Latupeirissa, Dominggus Rumahlatu

Abstract


Ikan lema (Rastrelliger kanagurta) adalah salah satu jenis ikan pelagis kecil yang tertangkap sepanjang tahun dan merupakan jenis ikan ekonomis penting, banyak digemari dan dikonsumsi oleh masyarakat khususnya di kota Ambon. Ikan dapat dikonsumsi secara mentah, juga dapat dikonsumsi melalui cara pemasakan antara lain: perebusan, pemanggangan dan penggorengan. Nilai nutrisi dari ikan yang akan dikonsumsi selain dipengaruhi oleh cara juga waktu pemasakan. Total waktu pemasakan adalah 10-20 menit, tergantung pada ketebalan daging ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh cara pemasakan dengan waktu yang berbeda terhadap komposisi asam lemak omega-3 ikan lema. Ikan lema mentah dan yang dimasak disiapkan sebagai berikut: ikan dikeluarkan insang dan isi perut, dicuci beberapa kali dengan air mengalir untuk menghilangkan sisa darah dan lendir, ditiriskan selanjutnya dimasak dengan cara rebus, panggang dan goreng selama 10 dan 15 menit, kemudian didinginkan, dikemas secara vakum dan dianalisa komposisi asam lemak omega-3. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh cara pemasakan terhadap asam eikosapentaenoat ikan lema dimana asam eikosapentaenoat dengan cara perebusan lebih tinggi, tetapi tidak ada pengaruh cara pemasakan dengan waktu yang berbeda terhadap asam linolenat, asam eikosapentaenoat dan asam dokosaheksaenoat.

Keywords


cara pemasakan; asam lemak omega-3; ikan lema (Rastrelliger kanagurta)

Full Text:

PDF

References


Akinneye, J.O., Amoo, A.I. and Bakere, O.O. 2010. Effect Of Drying Methods On The Chemical Composition Of Three Species Of Fish (Bonga spp,, Sardinella spp,, and Heterotis niloticus). African Jounal Biothecnology Vol. 9 (28) : 4369-4373.

AOAC. 2005. Official Methods of Analysis of Association Of Official Analysis Chemists. Association Of Official Analytical Chemists. Edisi 18. Washington DC.

Dunn, Ch. M. 1998. Fish and Seafood- Dividend Foods. University Wisconsin Sea Grand Institute.

Ersoy, B. and Ozeren, A. 2009. The Effect Of Cooking Methods On Mineral And Vitamin Contens Of African Catfish. Food Chemistry. 155 : 549-422.

Fatfioye. Oy.O., Fagbohun, T,R. Olubanjo, O.O. 2008. Fungal Infestation and Nutrient Quality Of Traditionally Smoke-Dried Freshwater Fish. Turk. J. Fish Aquat Sci. 8 : 7-13.

Kocatepe, D., Turan, H., Taskaya, G., Kaya, Y., Erden, R. and Erdogdu, F. 2011. Effects Of Cooking Methods On The Proximate Composition Of Black Sea Anchovy (Engraulis encrasicholus, Linneaus 1758). GIDA (2011) 36 (2) : 71-75.

Marichamy G, Raja P, Verasingam S, Rajagopal S, Venkatachalapathy R., 2009. Fatty Acid Composition Of Indian Mackerel Rastrelliger Kanagurta Under Different Cooking Methods. J. Biol. Sci. 1(3) : 109-112.

Rianingsih, L., Budhiyanti, S.A., dan Ekantari, N., 2006. Pengaruh Pengolahan Dengan Microwave Terhadap Kandungan Asam Lemak Omega-3 Filet Ikan Kembung. Jurnal Perikanan, VIII (2) : 266-272.




DOI: http://dx.doi.org/10.29360/mb.v12i2.1957

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Majalah BIAM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Jurnal Ilmiah Terakreditasi KEMENRISTEKDIKTI

Peringkat 3 (Vol. 13 No. 1  2017 sampai Vol. 17 No. 2  2021)

p-ISSN: 0215-1464 | e-ISSN: 2548-4842

Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon

Jl. Kebun Cengkeh Batu Merah Ambon 97128

e-mail: buletin.biam@gmail.com  



Majalah BIAM Indexed by:

  

Indonesian Scientific Journal Database (ISJD)Google Scholar

Crossref

 

             

 

Copyright of Majalah BIAM  (p-ISSN 0215-1464| e-ISSN 2548-4842). Powered by OJS, Theme design credited to MEV edited by maj.biam